Workshop Hemoperfusi Angkatan 1 sukses diselenggarakan dengan penuh semangat dan antusiasme dari para peserta
Kegiatan ini menjadi salah satu upaya nyata dalam meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan, khususnya dalam penanganan terapi hemoperfusi yang semakin relevan dalam praktik klinis modern.
Kegiatan diawali dengan laporan panitia yang disampaikan oleh Plt. Manajer Pendidikan dan Penelitian, dr. Ni Luh Putu Nurhaeni, M.M., M.Kes. Dalam laporannya, beliau menjelaskan latar belakang terselenggaranya workshop ini sebagai respons terhadap kebutuhan peningkatan keterampilan tenaga kesehatan di bidang terapi hemoperfusi. Selain itu, disampaikan pula tujuan kegiatan, susunan acara, serta harapan agar seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan dengan optimal dan memperoleh manfaat yang maksimal.
Setelah laporan panitia, acara secara resmi dibuka oleh Direktur SDM, Pendidikan, dan Penelitian, Ibu Ken Wirianti, S.E., MRM. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya pengembangan kompetensi tenaga kesehatan secara berkelanjutan di tengah pesatnya perkembangan ilmu dan teknologi medis. Beliau juga mengapresiasi terselenggaranya workshop ini sebagai wadah pembelajaran yang tidak hanya teoritis, tetapi juga aplikatif dan relevan dengan kebutuhan di lapangan.
Workshop Hemoperfusi Angkatan 1 diikuti oleh 30 peserta yang berasal dari berbagai rumah sakit di Bali. Keberagaman asal institusi peserta memberikan nilai tambah tersendiri, karena memungkinkan terjadinya pertukaran pengalaman dan praktik terbaik antar tenaga kesehatan dari berbagai fasilitas pelayanan.
Selama kegiatan berlangsung, peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi. Hal ini terlihat dari keaktifan mereka dalam mengikuti setiap sesi, baik dalam pemaparan materi, diskusi, maupun sesi tanya jawab. Interaksi yang dinamis antara peserta dan narasumber menciptakan suasana belajar yang hidup dan konstruktif.
Materi yang disampaikan secara komprehensif dan berbasis praktik turut membantu peserta dalam memahami konsep serta implementasi hemoperfusi secara lebih mendalam. Dengan adanya sesi praktik, peserta juga mendapatkan pengalaman langsung yang dapat meningkatkan kepercayaan diri dalam menerapkan ilmu yang diperoleh.
Melalui workshop ini, diharapkan seluruh peserta dapat mengimplementasikan pengetahuan dan keterampilan yang telah didapatkan di tempat kerja masing-masing. Workshop Hemoperfusi Angkatan 1 ini diharapkan menjadi langkah awal yang baik untuk penyelenggaraan kegiatan serupa di masa mendatang, guna mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan secara berkelanjutan.
Di hari yang sama, Ngoerah Learning Center juga menyelenggarakan kegiatan pembukaan Pelatihan PKKVTD dan Kanker Dasar, sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan dalam meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan di berbagai bidang layanan. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat pemahaman dasar serta keterampilan klinis peserta dalam penanganan kasus kardiovaskular, toraks, dan deteksi dini kanker. Dengan diikuti oleh peserta dari berbagai fasilitas pelayanan kesehatan, suasana pembukaan berlangsung khidmat sekaligus penuh antusiasme, mencerminkan tingginya semangat belajar dan kesiapan peserta dalam mengikuti rangkaian pelatihan yang akan berlangsung.

